| Beranie Gagal Commercial |
Cara Pasang Banner
|
| Donasikan Blog Ini |
|
|
| Beranie Gagal Award |
|
| Beranie Gagal Partners |
|
| Hubungi Kami |
|
|
| Quote's Of The Day |
|
|
|
| Monday, November 23, 2009
|
|
Apapun yang terjadi hari ini Bersemangatlah, karena selalu ada Hikmah didalamnya
|
Pagi ini, Andrew mendapat sms dari Manager-nya kalau dia tidak perlu masuk kantor. Hal ini setelah dikabarkan bahwa Kantor Perusahaan baru saja kebakaran , habis dilalap si Jago Merah. Besar kemungkinan dampak dari kejadian ini status Andrew untuk sementara akan dirumahkan.
Mendengar bosnya tersebut, Andrew yang sudah bersiap berangkat ke kantor, berubah menjadi lunglailah sudah. Wajahnya yang awalnya ceria berubah menjadi murung. Seolah bayangan hitam muncul dihadapannya. Perlahan ketakutan menghantui fikirannya, bagaimana nanti kehidupannya, bagiamana Cicilan Mobil yang masih 20 bulan ke depan. Bagaimana rencana Pernikahan yang sudah direncanakan. Bagaimana dengan semua itu? Andrew merenung kebingungan Andi, kawan sekantor Andrew juga mendapatkan sms yang sama pula dari Manager. Andi yang telah berkeluarga tanpa sadar mengeluarkan air mata. Ketakutan muncul dari hadapannya. Tentang kelaparan yang dideritanya dan keluarga. Jika benar Andi dirumahkan, artinya dia akan kehilangan pekerjaan, begitu pula cicilan mobil yang dimilikinya, entah bagaimana nanti untuk membayarnya. Menghadapi kebimbangan, Andi memtuskan bahwa dia tidak ma terus menerus dalam kebingungan. Diapun langsung bangkit seketika. Membongkar semua celengan yang masih dipunya. Segala tabungan yang masih tersisa. Dia mulai membagi uang tersebut menjadi tiga. Sepertiga langsung difikirkan untuk membuat usaha, sepertiga untuk rumah tangga dan sepertiga sisa untuk jaga-jaga. Tiga bulan telah terlewati dari kejadian itu. Andrew dan Andi positif dirumahkan oleh Perusahaan. Karena modal Perusahaan yang tak mencukupi, akhirnya mereka pun menjadi dampaknya. Bayangan ketakutan Andrew akan masa depan semakin menguat saja. Tabungan yang dimilikinya menipis untuk membayar tagihan cicilan mobil dan untuk kebutuhannya . Pernikahan yang sudah direncanakan mulai dilanda ketidakpastian, karena dia bulan demi bulan berlalu Andrew belum juga memiliki pekerjaan. Selain karena persaingan, juga focus Andrew yang memikirkan masalah pribadinya yang menjadi penghalang dan ketakutan.
Andi, kawan Sekantor Andrew pun juga memiliki nasib yang sama, yaitu dirumahkan. Namun karena Andi memiliki cara pandang yang berbeda tentang arti dirumahkan, dia tak mau larut dengan kesedihan yang menimpa. Setelah membagi uang yang tersisa dimilikinya, disertai kemampuan yang dimilikinya Andi perlahan membuka usaha. Dengan fasilitas internet, dia membuka jasa konsultan internet dari rumahnya. Memang dua bulan pertama belum ada klien yang memberikan order kepadanya.Andipun nyaris putus asa, namun Andi tidak mau membiarkan keputusasaannya mematikan api semangatnya. Dia terus bersemangat dengan ulet menawarkan produk jasanya melalui dunia maya. Dan akhirnya, di bulan ketiga dia mulai merasakan hasil jerih payahnya. Order demi order mulai datang. Sehingga Andi tak perlu lagi terpusingkan dengan masalah keuangan. Bahkan setelah satu tahun, dia mampu memiliki penghasilan jauh daripada pekerjaan yang telah ia tinggalkan karena dia “dirumahkan” -------------------------------------------------------------------------
Sahabat. Kita tidak pernah tahu kapan bencana menimpa. Kita juga tidak pernah tahu dengan kepastian ekonomi di negeri kita. Yang kita tahu bahwa kita harus senantiasa waspada akan segala kemungkinan yang terjadi. Dan kita juga harus bisa kreatif dalam menghadapi segala situasi. Kisah Andi dan Andrew adalah salah satu kisah dimana kemungkinan bencana dan PHK menerpa kita. Namun menghadapi PHK, ternyata pandangan kita terhadapnya tidaklah selalu sama.Walau pastinya merasa terluka dan kecewa karena PHK menimpa kita, namun ketika itu terjadi, kita tak bisa berbuat apa-apa terhadap pekerjaan kita.
“Kita memang tidak bisa mengubah situasi, namun kita bisa memanfaatkan situasi untuk kesuksesan kita” demikian seorang bijak pernah berkata kepada saya. Dalam kesulitan, selalu ada orang hebat yang mampu memanfaatkan kesulitan menjadi peluang. Seperti Andi dalam contoh diatas. Ketika dia menyadari bahwa dia tidak berdaya menghadapi situasi, maka Andi mengubah cara berfikir karyawannya untuk menjadi wirausaha. Dan ternyata dengan menjadi wirausaha membuat dia menjadi sukses luar biasa. Kejadian yang tak pasti senantiasa menghantui kita semua. Tak pernah ada jaminan pasti bahwa kita selalu eksis di pekerjaan kita.
Seorang sahabat yang sekarang menjadi Manager di Smart pernah bercerita, ketika suatu saat di pekerjaan yang lama beliau dipindahkan dari punya ruangan khusus tiba-tiba dipindahkan menjadi karyawan biasa. Menghadapi peristiwa itu jelas membuatnya kecewa, namun dibalik kecewaannya itu memberikan hikmah kepada dirinya. Ternyata dengan beliau menjadi karyawan biasa, pekerjaannya tidaklah terlalu berat sehingga beliau pun terfikirkan untuk bisa kembali melanjutkan pendidikannya dengan mengambil kuliah S-2. Justru ternyata, dengan beliau menjadi karyawan biasa untuk sementara dan kuliah S-2 inilah yang membuat karirnya melesat dikemudian hari dan kini menjadi salah satu Manajer di Perusahaannya sekarang.
Sahabat kita tidak pernah bisa menduga apa yang terjadi pada kita di hari ini. Apapun yang terjadi hari ini Bersemangatlah, karena selalu ada Hikmah didalamnya. Percayalah, dengan kita bersemangat senantiasa perlahan kita bisa menemukan celah kemudahan yang membawa kita kepada kesuksesan. Dengan kita mengubah cara pandang dari Kesulitan niscaya kita bisa menjadi Orang Sukses yang bangkit dari keterpurukan.
Orang sukses yang sebenarnya bukanlah orang yang tak pernah mengalami kesulitan/keterpurukan justru mereka adalah orang-orang yang bisa melihat peluang dibalik kesulitan yang membawanya bangkit dari kegagalan menuju kesuksesan.
Kalau orang lain bisa Sukses, maka kita pun pasti juga bisa SUKSES. Tetap Semangat menghadapi kehidupan.
Salam berbagi senantiasa
A.Setiawan Keep on Smile to Face the World Life Learner,Trainer & Motivator Certified Master NLP &Hypnotist
|
posted by Ryan - Dodi
@ 3:30:00 AM
  |
|
|
|
| Monday, November 16, 2009
|
|
Saung Domba Buka Showroom di Margonda, Depok
|
Alhamdulillah, akhirnya kami bisa membuka showroom Saung Domba sebagai salah satu bisnis kami untuk memudahkan Anda memilih langsung hewan qurban terbaik Anda di daerah yang mudah terjangkau.
Showroom kami terletak di jalan Ir. Juanda, Margonda Depok atau lebih dikenal jalan baru tembusan ke arah Cisalak. Lebih tepatnya sebelah kiri bila dari arah margonda seberang bengkel Jaya Sejuk, sebelum Soto Kudus dan sebelum jembatan.
Silahkan kunjungi showroom kami dan pilih langsung kurban Anda!
Liat daftar harga dan foto DI SINI
Dodi - Ryan Founder BeranieGagal.com
|
posted by Ryan - Dodi
@ 4:46:00 AM
  |
|
|
|
|
|
Tempat Berguru Petani dan Peternak Sapi
|
Asal petani punya tekad kuat dan berani mengubah pola penggunaan pupuk dari anorganik ke organik, niscaya hasilnya jauh lebih memuaskan. Selain ramah lingkungan, biaya pertanian yang menggunakan pupuk/pestisida organik jauh lebih hemat ketimbang menggunakan pupuk kimia. Subsidi pemerintah terhadap pengadaan pupuk akan berkurang.
Bermodal tekad inilah, Danto Pramonosidi merintis pertanian organik, dipadukan dengan peternakan dan pembibitan sapi. Dari Peternakan Sapi/Lembu An-Nuur di Sukoharjo, Jawa Tengah, yang dia bangun tahun 2001, Danto mencoba mewujudkan impiannya, melepaskan belenggu bahan kimia dari pertanian.
”Tahun 1999 saya pensiun dini sebagai kontraktor di sebuah BUMN karena diminta orangtua pulang ke kampung. Mulai saat itu saya berpikir bagaimana meningkatkan sumber daya manusia pedesaan agar bisa sejahtera lahir dan batin,” ujarnya.
Dia sempat terjun sendiri, berkutat di kandang sapi di lahan seluas 2.000 meter persegi, mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik dan urine sapi menjadi pestisida organik. lalu berkuliah untuk menambah ilmu tentang lingkungan.
Hasilnya tidak sia-sia. Tahun 2005 Danto menemukan model peternakan sapi terpadu dengan pertanian dan sarat dengan kewirausahaan. Tak hanya memproduksi pupuk dan pestisida organik, Danto juga memberikan contoh kepada peternak sapi cara mengelola kandang sapi yang bebas polusi.
Merasakan manfaat besar dari peternakan dan pertanian terpadu itu, Danto pun berbagi ilmu dengan para petani, peternak sapi, penyuluh pertanian, termasuk para mahasiswa.
Menularkan model
Sejak 2005 ia mendirikan Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan (P4S) serta membuka program magang bagi petani dan mahasiswa. Berbagai pengalaman, mulai dari beternak sapi hingga ke pembibitan sapi, mengelola kotoran sapi padat dan cair menjadi pupuk dan pestisida, serta menggunakan pupuk dan pestisida organik ke lahan pertanian padi sehingga menghasilkan produk pertanian organik, ditularkannya. Ia juga mengajarkan bagaimana kotoran sapi diolah menjadi biogas.
Dimulai dari kelompok tani di desanya, Danto menularkan model peternakan dan pertanian terpadu hingga ke Kabupaten Sukoharjo. Ratusan petani berbagai kelompok tani dari Kabupaten Sukoharjo, Sragen, Karanganyar, Wonogiri, Boyolali, Klaten, dan daerah-daerah lainnya di Jateng, Padang, dan Lombok, pernah magang di P4S.
”Biasanya mereka yang menentukan waktu magang. Materinya juga tergantung permintaan yang mau magang. Paling banyak pertanian dan peternakan. Ada juga yang tertarik kewirausahaan,” ujarnya.
Didukung petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL) di Sukoharjo serta sejumlah dosen di Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Universitas Slamet Riyadi Surakarta, dan Universitas Islam Batik Surakarta, hingga kini Danto menyelenggarakan program magang dan pendidikan, memperkenalkan pupuk dan pestisida organik, meyakinkan petani untuk beralih ke pertanian organik.
Kandang bebas polusi
Pada awal memulai peternakan sapi, kotoran sapi (letong) hanya ditumpuk dan dikumpulkan di kandang sehingga sering diprotes tetangga. Mengatasi polusi dari peternakan sapi, tahun 2002 Danto memutuskan kuliah di Program Ilmu Lingkungan Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Dari sini dia mendapatkan ilmu beternak sapi yang ramah lingkungan.
Sejak tahun 2003 ia menerapkan pola peternakan dan pembibitan sapi dengan lingkungan yang bersih, bebas polusi. Hasilnya, dari 7 sapi betina, kini ia memiliki 42 ekor sapi.
Dia juga mulai mengolah kotoran sapi menjadi pupuk padat dan cair serta mengolah urine menjadi pestisida. Hasilnya digunakan di lahan sawah sekitar 1,9 hektar. ”Saya mencoba pupuk dan pestisida organik di sawah sendiri. Menghilangkan sisa-sisa kimia memang tidak secepat itu. Untuk mencapai mutu panen yang sama dengan pupuk kimia, setidaknya harus melewati enam kali panen,” ujarnya.
Berkat ketabahannya, lahan pertaniannya pun bebas dari bahan kimia. Beras organik di pasaran dijual sekitar Rp 8.000 per kilogram, sedangkan harga beras biasa hanya sekitar Rp 6.000 per kilogram.
Sejak tahun 2005 Danto mulai memperkenalkan model peternakan dan pertanian terpadu ini. Ia juga memproduksi pupuk organik dan pestisida cair, yang diberi nama Ursa Plus.
Untuk meyakinkan petani meninggalkan pupuk dan pestisida kimia dan beralih menggunakan pupuk dan pestisida organik, Danto bekerja sama dengan sejumlah kelompok tani di Sukoharjo menerapkan pertanian organik.
Awalnya memang tidak mudah mengajak petani beralih ke pupuk organik. Selama dua tahun lebih hanya beberapa petani yang tertarik menggunakan pupuk dan pestisida organik, itu pun belum 100 persen. Namun, Danto dan sejumlah pemimpin kelompok tani tak menyerah.
Petani terus diyakinkan walau membutuhkan waktu lima hingga enam kali panen untuk menghilangkan sisa-sisa kimia dari lahan pertanian. Alhasil, tahun 2008 petani mulai melirik pupuk organik. Kendati masih mencampur dengan pupuk kimia, sejumlah kelompok tani di Sukoharjo secara bertahap menggunakan pupuk dan pestisida organik. Pada masa tanam tahun 2009 beberapa petani yang pernah magang di tempatnya, memutuskan berhenti menggunakan pupuk dan pestisida kimia.
Lebih dari lima tahun menggeluti peternakan dan pertanian terpadu membuat Danto memiliki impian ”mengindonesiakan sapi”. Model peternakan sapi terpadu ini kelak bisa mencukupi kebutuhan daging sapi di dalam negeri, dan bahkan bisa mengekspor sapi ke luar negeri.
Oleh : Sonya Hellen Sinombor
|
posted by Ryan - Dodi
@ 3:58:00 AM
  |
|
|
|
| Thursday, November 12, 2009
|
|
Menghadapi Pertanyaan dari Pelanggan Anda
|
Pernahkah Anda menjual suatu produk kepada orang lain? Bila Anda seorang sales people tentunya ini adalah suatu aktivitas rutin yang biasa Anda kerjakan sehari-hari.
Ketika kita menawarkan sesuatu kepada pelanggan biasanya pelanggan akan bertanya balik atau memberikan pertanyaan yang beragam. Bila Anda seorang sales yang berpengalaman tentunya Anda akan dengan mudah menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh pelanggan. Sebab, jam terbang membuat Anda mampu menghadapi setiap pertanyaan ataupun keberatan yang diajukan pelanggan.
Tetapi bila Anda seorang junior sales atau seseorang yang baru mulai mencoba menawarkan produk ataupun jasa kepada orang lain, tentu hal ini bukanlah suatu hal yang mudah. Bila kita perhatikan banyak orang yang baru terjun dalam dunia penjualan menjadi terdiam dan kehabisan kata-kata ketika pelanggan mereka memberikan pertanyaan yang di luar dugaan mereka.
Sebenarnya, apakah pertanyaan yang diajukan oleh para pelanggan adalah sesuatu yang di luar dugaaIni” pernah menyatakan bahwa ternyata 80% pertanyaan atau keberatan yang diajukan oleh pelanggan pada umumnya adalah sama.
Ini berarti, pertanyaan ataupun keberatan yang diajukan oleh pelanggan Anda bukanlah sesuatu yang baru, tetapi 80% adalah sama. Agar hal ini menjadi lebih mudah, coba bayangkan ketika Anda menjadi seorang pelanggan dan hendak membeli sebuah produk. Ketika sang penjual memberitahukan harga barang yang mereka tawarkan, maka secara otomatis Anda akan mengajukan keberatan, seperti, "Mahal amat sih harganya?", "Bisa dapat diskon berapa?", dan keberatan-keberatan standar lainnya.
Dari sini kita bisa melihat bahwa ternyata ada sebuah pola yang sama, pelanggan-pelanggan yang kita hadapi akan memberikan pertanyaan ataupun keberatan yang umum dan bukanlah sesuatu yang diluar dugaan.
Kalau begitu apa yang harus kita lakukan? Kalau kita sudah tahu bahwa pertanyaan yang diajukan adalah sama, berarti sekarang ini yang kita perlukan adalah mempersiapkan sebuah jawaban.
Bagaimana cara membuat jawabannya? Sebenarnya ada begitu banyak metode untuk menjawabnya, tetapi ada satu cara yang sangat efektif dan mudah dilakukan oleh setiap orang bahkan untuk seorang sales pemula sekalipun.
Caranya adalah dengan menggunakan sebuah Sales Script.
Apa itu Sales Script dan bagaimana cara kerjanya? Sales script adalah sebuah script/naskah yang dipersiapkan untuk menghadapi pelanggan dengan tujuan memudahkan seorang tenaga penjual dalam melakukan transaksi penjualan. Cara kerjanya adalah seperti yang dilakukan oleh para pemain sinetron ataupun bintang film.
Seorang bintang film ketika berbicara dalam sebuah adegan film tentunya tidak sembarangan tetapi mengikuti script yang diberikan oleh sang sutradara. Demikian juga seorang sales people! Sebelum bertemu dengan pelanggan, ada baiknya Anda meluangkan waktu untuk mempersiapkan sebuah Sales Script.
Coba pikirkan kira-kira apa yang bakal diajukan oleh pelanggan Anda! Setelah mendapatkan pertanyaan-pertanyaan yang kira-kira bakal diajukan oleh pelanggan, maka langkah selanjutnya Anda harus mempersiapkan jawabannya. Setelah selesai, ada baiknya Anda sharingkan kepada atasan ataupun teman anda yang lebih berpengalaman. Tentunya mereka akan memberikan berbagai masukan/input yang baik, untuk menyempurnakan jawaban-jawaban Anda.
Akhirnya, bukankah hal ini akan membuat Anda lebih mudah dalam menghadapi pertanyaan ataupun keberatan dari para pelanggan? Selamat mencoba membuat Sales Script. Selamat menjadi Lebih Baik,
Dedy Budiman
|
posted by Ryan - Dodi
@ 11:11:00 PM
  |
|
|
|
| Wednesday, November 11, 2009
|
|
Pesankan Saya, Tempat di Neraka!!
|
Sebuah kisah dimusim panas yang menyengat. Seorang kolumnis majalah Al Manar mengisahkannya...Musim panas merupakan ujian yang cukup berat. Terutama bagi muslimah, untuk tetap mempertahankan pakaian kesopanannnya. Gerah dan panas tak lantas menjadikannya menggadaikan akhlak. Berbeda dengan musim dingin, dengan menutup telinga dan leher kehangatan badan bisa dijaga. Jilbab bisa sebagai multi fungsi.
Dalam sebuah perjalanan yang cukup panjang, Cairo-Alexandria; di sebuah mikrobus. Ada seorang perempuan muda berpakaian kurang layak untuk dideskripsikan sebagai penutup aurat. Karena menantang kesopanan. Ia duduk diujung kursi dekat pintu keluar. Tentu saja dengan cara pakaian seperti itu mengundang 'perhatian' kalau bisa dibahasakan sebagai keprihatinan sosial.Seorang bapak setengah baya yang kebetulan duduk disampingnya mengingatkan. Bahwa pakaian seperti itu bisa mengakibatkan sesuatu yang tak baik bagi dirinya. Disamping pakaian seperti itu juga melanggar aturan agama dan norma kesopanan.
Tahukah Anda apa respon perempuan muda tersebut? Dengan ketersinggungan yang sangat ia mengekspresikan kemarahannya. Karena merasa privasinya terusik. Hak berpakaian menurutnya adalah hak prerogatif seseorang.
"Jika memang bapak mau, ini ponsel saya. Tolong pesankan saya, tempat di neraka Tuhan Anda!!” Sebuah respon yang sangat frontal. Dan sang bapak pun hanya beristighfar. Ia terus menggumamkan kalimat-kalimat Allah.
Detik-detik berikutnya suasanapun hening. Beberapa orang terlihat kelelahan dan terlelap dalam mimpinya. Tak terkecuali perempuan muda itu. Hingga sampailah perjalanan dipenghujung tujuan. Di terminal akhir mikrobus Alexandria. Kini semua penumpang bersiap-siap untuk turun. Tapi mereka terhalangi oleh perempuan muda tersebut yang masih terlihat tertidur. Ia berada didekat pintu keluar. "Bangunkan saja!" begitu kira-kira permintaan para penumpang.
Tahukah apa yang terjadi. Perempuan muda tersebut benar-benar tak bangun lagi. Ia menemui ajalnya. Dan seisi mikrobus tersebut terus beristighfar, menggumamkan kalimat Allah sebagaimana yang dilakukan bapak tua yang duduk disampingnya.
Sebuah akhir yang menakutkan. Mati dalam keadaan menantang Tuhan. Seandainya tiap orang mengetahui akhir hidupnya.... Seandainya tiap orang menyadari hidupnya bisa berakhir setiap saat... Seandainya tiap orang takut bertemu dengan Tuhannya dalam keadaan yang buruk...
Seandainya tiap orang tahu bagaimana kemurkaan Allah... Sungguh Allah masih menyayangi kita yang masih terus dibimbing-Nya. Allah akan semakin mendekatkan orang-orang yang dekat denganNYA semakin dekat.
Dan mereka yang terlena seharusnya segera sadar... mumpung kesempatan itu masih ada.
Sumber: Cerita dari Mesir "Pesankan Saya, Tempat di Neraka!!"
|
posted by Ryan - Dodi
@ 11:58:00 PM
  |
|
|
|
|
|